You are currently viewing Bagaimana Sejarah Cincin Blue Sapphire?
Cincin blue sapphire

Bagaimana Sejarah Cincin Blue Sapphire?

Menurut sejarah orang terdahulu batu blue sapphire ini melambangkan ketulusan, kebenaran, kemulian dan kesetian. Untuk itu tidak heran jika batu tersebut sering menghiasi jubah anggota keluarga kerajaan. Bahkan, tidak heran jika mereka juga sering menggunakan cincin blue sapphire dalam kesehariannya. 

Jenis dari blue sapphire ini juga mampu meningkatkan keindahan dan jenisnya pun beragam. Beberapa yang cukup populer seperti tanzanit, topas atau pun yang lainnya. Karena keberadaannya yang sudah ada sejak zaman dahulu, maka batu mulia ini patut dipelajari sejarahnya. Demi memudahkan mengetahui sejarah maka artikel ini akan membahas secara jelas terkait sejarah dari blue sapphire. 

Sejarah Cincin Blue Sapphire

1. Sejarah Cincin Blue Sapphire Yunani dan Romawi Kuno

Menurut kepercayaan kuno, batu permata dinilai memiliki kekuatan mistik yang hanya bisa diketahui oleh orang khusus. Bahkan, siapapun yang memakainya bisa terlindungi dari kesialan atau marabahaya. Karena itu, tidak heran jika cincin blue sapphire banyak digunakan oleh raja dan ratu di zaman Yunani dan Romawi kuno. Mereka meyakini bahwa dengan memakai cincin tersebut pemegang batu bisa terlindung dari bahaya. 

Bahkan di abad pertengahan, para pendeta banyak yang memakai batu safir tersebut. Mereka memakai batu tersebut karena mampu menarik berkah surgawi yang ada di akhirat. Selain pendeta, orang biasa pun juga menanamkan jika batu safir tersebut mampu mendamaikan musuh, mempengaruhi ruh dan menjaga kesucian. Bahkan, beberapa bangsa Yunani kuno mengasosiasikan batu ini seperti dewa Apollo. Mereka meyakini dengan batu safir yang sering dipakai karena terhubung dengan dunia roh. 

2. Sejarah Batu Safir Menurut Bangsa Persia

Menurut kepercayaan dari bangsa ini dinilai jika batu safir mampu melindungi dari berbagai marabahaya. Meski kepercayaannya sama, namun bangsa Persia memiliki perbedaan dalam memandang batu ini. Menurut bangsa mereka, batu safir ini terbuat dari pecahan alas besar yang telah menopang bumi. Sedangkan, untuk warna birunya merupakan pantulan dari warna langit. 

Baca juga:  Fakta Yang Jarang Diketahui Tentang Cincin Blue Sapphire

3. Batu Safir Menurut Orang Hindu

Kepercayaan orang Hindu ini berbeda dari sebelumnya dalam memandang batu safir. Menurut kepercayaan mereka di bumi ada pohon bernama Kalpavriksha dimana tempat ini dinilai sebagai pohon dewa yang mampu mengabulkan setiap keinginan. Pohon tersebut menurutnya terbuat dari batu berharga seperti blue sapphire itu. Karena tergolong antik, maka buah dari pohon ini berupa rupi, pangkal di batangnya adalah intan. Sedangkan, dari sisi akar pohonnya terbuat dari safit yang cukup berharga. 

4. Cincin Blue Sapphire Menurut Alkitab

Nama batu safir ini disebut berkali-kali dalam Alkitab dan batu ini sudah sejak zaman dahulu. Bahkan di abad ke-12, safir sudah mulai diasosiasikan dengan para pendeta di berbagai tempat. Hal seperti itu dilakukan karena di dalam tradisi kuno ada 10 perintah yang diberikan ke musa dan itu dilaksanakan di atas lempengan safir. Kepercayaan seperti ini di zaman sekarang mungkin merujuk ke Lapis Lazuli. 

Populernya batu safir ini tidak terlepas dari kepercayaan dimana mereka menganggap memiliki nilai kesucian. Bahkan, beberapa pendeta menganggap jika safir ini seperti halnya langit murni. Batu inilah yang dianggap sebagai suatu anugrah yang memiliki kekuatan besar sehingga disebut suci. 

Jadi, bagi kamu yang percaya dengan kepercayaan itu, maka bisa membeli cincin blue sapphire. Untuk membeli batu permata yang asli dan kualitasnya terjamin, maka bisa order di https://kimfook.com/ atau kunjungi Instagram kami di @kimfook.id.  Situs ini menjual berbagai batu safir dengan harga terjangkau dan semuanya asli.

Anda Sedang Mencari Cincin Nikah? Segera Konsultasi dengan kami di WA: 0811270055

Leave a Reply