You are currently viewing Bahan dan Model Cincin Kawin Emas Paling Populer

Bahan dan Model Cincin Kawin Emas Paling Populer

Menjelang pernikahan, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari souvenir, susunan acara, undangan, pakaian, dan yang paling penting adalah cincin pernikahan. Cincin pernikahan atau cincin kawin Emas merupakan simbol komitmen sepasang kekasih untuk menjalani kehidupan bersama-sama. Bahan untuk membuat cincin ini bermacam-macam dan memiliki karakter masing-masing.

Macam-Macam Material untuk Membuat Cincin Pernikahan

  1. Platinum

Platinum kerap digunakan sebagai bahan cincin pernikahan selain emas. Konon logam ini diyakini sebagai lambang cinta sejati. Salah satu keunggulan bahan platinum dibandingkan dengan logam yang lain adalah ketahanan yang kuat, anti alergi, warna yang indah, dan tidak mudah terkena korosi. Inilah sebabnya cincin berbahan platinum cenderung lebih mahal.

  1. Perak

Jika Anda ingin cincin pernikahan yang lebih murah, maka memilih bahan perak adalah jawabannya. Akan tetapi, kekurangan dari perak adalah warnanya yang mudah pudar dan rawan rusak terkena goresan. Biasanya, pembuatnya akan melapisi logam lain untuk membuat daya tahannya lebih baik. Sebagai alternatif, Anda juga bisa rutin memoles cincin tersebut di layanan profesional agar berkilau kembali.

  1. Emas

Logam ini tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda. Selain bisa dijadikan perhiasan yang indah, cincin dengan bahan emas juga bisa dijadikan sebagai instrumen investasi karena harga emas semakin lama cenderung semakin naik. Ada dua macam emas yang biasa dipakai, yakni emas kuning dan emas putih. Emas putih memiliki ketahanan yang lebih baik daripada emas kuning.

  1. Tungsten karbida

Mungkin bahan ini terdengar asing. Akan tetapi, tungsten karbida memiliki daya tahan terhadap gores yang terbaik daripada logam lainnya. Hal ini karena titik lebur logam ini sangat tinggi. Untuk memotongnya pun tidak bisa menggunakan metode seperti memotong material lain, yakni harus memakai teknologi laser. Jika Anda mencari cincin yang dapat bertahan lama, bahan ini bisa menjadi pertimbangan.

  1. Titanium

Bahan titanium juga kerap digunakan sebagai bahan untuk membuat cincin pernikahan. Titanium adalah logam yang cukup sulit dibedakan dengan logam lainnya. Oleh sebab itu, Anda perlu berhati-hati ketika hendak membeli cincin berbahan titanium. Sayangnya, titanium dapat memicu alergi pada beberapa orang yang mempunyai masalah kulit sensitif.

  1. Palladium

Palladium memiliki karakter mirip dengan emas putih atau platinum. Hanya saja, harganya lebih terjangkau. Logam ini termasuk langka dan mempunyai berbagai kelebihan antara lain bobot yang ringan, dapat mempertahankan warna, anti alergi, dan warnanya yang menarik. Selain itu, cincin berbahan palladium juga tahan akan goresan sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk sering memakainya.

Berbagai Model Cincin Kawin Emas

  1. Model flawless

Model ini mempunyai desain yang sederhana, tetapi mampu memancarkan keindahan yang sempurna. Adanya satu mata batu berlian inilah yang membuatnya tampak cantik. Cincin flawless sangat cocok untuk orang yang mempunyai kepribadian plegmatis atau cinta kedamaian, sederhana, netral, feminin, dan humoris. Jika Anda merupakan orang berkepribadian tersebut, model ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

  1. Cincin eternity

Jika model flawless lebih cocok digunakan oleh orang berkepribadian plegmatis, cincin eternity sangat cocok dipakai orang dengan kepribadian sanguinis. Pribadi sanguinis terkenal akan semangat dan rasa optimis di setiap keadaan. Tampilannya yang sederhana namun elegan akan memancarkan karakter dari pemakainya.

Cincin Kawin
Cincin Kawin
  1. Model batu melayang

Jika Anda merupakan orang berkepribadian melankolis atau seorang yang cerdas, pemikir, sensitif, dan mudah cemas, cobalah untuk memakai cincin model ini. Model batu melayang merupakan lambang dari seorang yang berani berdiri sendiri. Desain cincin ini cukup untuk, yakni berupa batu cincin yang melayang di rangka cincin dan tidak menempel di rangka.

  1. Model stackable

Cincin model stackable bisa dibilang cukup populer saat ini karena memiliki desain yang sederhana dan tipis. Hal ini membuatnya sangat nyaman dipakai di berbagai aktivitas. Selain itu, cincin model ini juga sangat mudah dipadukan dengan berbagai outfit. Bagi Anda yang memiliki karakter introvert, model ini sangat cocok untuk Anda.

  1. Model klasik

Kebanyakan pengantin mencari cincin dengan model ini. Karakter khas dari cincin klasik adalah adanya satu mata cincin yang berkilau indah. Biasanya cincin ini juga akan dihias dengan pahatan di sekitar mata cincin. Berbeda dengan stackable, cincin model klasik lebih cocok dipakai oleh orang berkepribadian ekstrovert yang menyukai bertemu dengan orang lain.

Cara Merawat Cincin Kawin

  1. Membersihkan secara berkala

Jangan pernah terbuai dengan keindahan cincin pernikahan yang membuat Anda lalai untuk membersihkannya. Meski awalnya terlihat cantik, tanpa pembersihan secara rutin, lama-kelamaan warna akan semakin pudar. Ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni membersihkan secara mandiri atau ke tempat profesional membersihkan perhiasan. Biasanya layanan ini bisa ditemui di berbagai toko perhiasan.

  1. Lepas ketika berkegiatan berat

Untuk menjaga daya tahannya, usahakan untuk melepas cincin ketika melakukan kegiatan berat seperti mengangkat beban, berenang, atau aktivitas di tempat-tempat kotor. Anda bisa menyimpan di kotak atau kantong khusus untuk menyimpan perhiasan. Apabila kegiatan tidak terlalu berat, Anda tidak harus melepaskan cincin Anda.

  1. Mengasuransikan cincin pernikahan

Tidak hanya kendaraan, cincin pun ternyata juga bisa diasuransikan dan Anda harus memanfaatkan kesempatan tersebut. Anda tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Bisa jadi akan ada musibah yang membuat cincin Anda hilang atau rusak. Dengan mengasuransikan cincin tersebut, maka Anda tidak akan terlalu rugi jika kejadian buruk tersebut benar-benar terjadi.

Tips Membeli Cincin Tunangan

  1. Menentukan anggaran

Menentukan anggaran atau budget adalah hal yang wajib Anda lakukan sebelum membeli apapun, termasuk cincin pernikahan. Apalagi saat pernikahan ada keperluan lain dengan biaya yang tidak sedikit seperti menyewa gedung, fotografer, sound system, konsumsi, dekorasi, dan lain-lain. Tanpa perhitungan yang matang, Anda bisa mengalami over budget yang sangat memberatkan di kemudian hari.

  1. Memilih material cincin

Setelah menentukan budget, Anda perlu memilih material cincin yang hendak digunakan. Ada beberapa bahan yang bisa Anda pilih seperti emas kuning, emas putih, platinum, perak, palladium, dan masih banyak lagi. Masing-masing material tersebut memiliki kelebihannya masing-masing. Jika Anda mencari harga yang miring, bahan perak jawabannya. Jika Anda menginginkan cincin untuk investasi, maka bahan emas merupakan jawaban yang tepat.

  1. Memilih model

Selanjutnya, barulah Anda boleh memilih beberapa model yang ada dari bahan-bahan tersebut. Biasanya cincin pernikahan memiliki model-model yang indah. Sesuaikan model ini dengan kepribadian Anda. Jangan sampai Anda merasa kurang nyaman ketika memakai cincin tersebut. Lebih baik diskusikan hal ini bersama pasangan untuk menemukan model yang paling tepat di antara berbagai pilihan yang ada.

  1. Membeli di toko terpercaya

Terakhir, belilah cincin di toko yang terpercaya dan sudah terbukti kualitasnya. Hal ini berlaku baik untuk toko offline maupun online. Biasanya, toko yang bagus akan memberikan sertifikat keaslian setiap melakukan pembelian. Daya tahan dari cincin tersebut juga sangat baik. Untuk menemukan toko yang tepat, Anda bisa bertanya pada teman atau saudara yang sudah berpengalaman membeli cincin pernikahan.

Salah satu toko perhiasan yang sangat direkomendasikan adalah Kimfook. Produk Kimfook dibuat secara detail dengan bahan terbaik. Setiap melakukan pembelian, Anda akan mendapatkan premium box eksklusif Kimfook, sertifikat keaslian, gratis ongkos kirim, dan servis seumur hidup. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu ragu untuk membeli di toko ini.

Tinggalkan Balasan